Pohon Baobab, Pohon Unik dari Zaman Purba

Nama pohon baobab tentunya sudah cukup familiar di kalangan masyarakat. Pohon ini termasuk tanaman yang mudah dikenali karena bentuknya yang unik dan berbeda dari kebanyakan pohon besar pada umumnya. Keunikan pohon ini juga menjadikannya sebagai tanaman yang menarik perhatian dan membuat penasaran.

Baobab banyak dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, terutama bagian batang atau kayunya. Di balik manfaatnya itu, baobab juga menyimpan hal-hal yang menarik untuk diulik, mulai dari cerita legenda hingga fakta uniknya. Maka ada banyak sisi dari baobab yang bisa digali lebih dalam.

Taksonomi

Kingdom Plantae
Subkingdom Viridiplantae
Superdivisi Embryophyta
Subdivisi Spermatophyta
Ordo Marvales
Famili Malvaceae
Subfamili Bombacoideae
Genus Adansonia
Spesies Adansonia digitata

Morfologi

Morfologi Pohon Baobab
Sumber gambar : pixabay.com

Pohon baobab bisa tumbuh dengan mencapai tinggi hingga 28 meter. Diameter batang pohon ini bisa sampai 7-11 meter. Batang pohon ini ditutupi lapisan kulit dengan ketebalan berkisar 50-100 mm. Kulitnya berwarna coklat keabu-abuan dengan permukaan yang lembut, halus dan berserat.

Baobab memiliki akar lateral yang dapat menyebar luas dan terdapat bintil pada akarnya. Selain untuk menyerap air dari tempat tumbuhnya, akar yang menyebar dan kuat itu berguna untuk sebagai penopang batang pohonnya yang berukuran sangat besar dan tinggi.

Pohon baobab dewasa memiliki daun berukuran 20 cm dengan bentuk menjadi. Sedangkan pada baobab muda, bentuk daunnya tidak menjari melainkan hanya terdiri dari satu helai saja. Daun baobab akan gugur saat musim dingin dan akan bersemi kembali pada awal musim panas.

Bunga baobab menggantung hingga 200 mm dan berwarna putih. Tidak seperti kebanyakan bunga, bunga baobab justru cenderung beraroma manis. Bunga baobab yang terpisah dari pohonnya hanya mampu bertahan selama 24 jam. Setelah itu warnanya akan berubah menjadi coklat dan aromanya menjadi tidak sedap.

Penyerbukan bunga baobab dibantu oleh kelelawar buah. Karena itu, proses penyerbukan hanya berlangsung di malam hari. Sedangkan buah pohon baobab termasuk buah tunggal. Bentuk buahnya bulat seperti telur dan berkayu dengan ukuran panjang 20-30 cm dan diameter 10 cm.

Secara keseluruhan, baobab memiliki ciri fisik seperti botol. Ciri fisiknya sangat mudah dikenali dari batangnya yang besar dan tinggi serta daun yang memayung. Sementara cabangnya hanya tumbuh di bagian atas pohon yang langsung berdaun. Cabang pohon ini juga berkurang cukup besar.

Karakteristik Pohon Baobab

Karakteristik Pohon Baobab

Di Afrika yang merupakan negara asalnya, pohon baobab dianggap sebagai pohon kehidupan yang berasal dari surga. Tentang bentuknya yang unik dan terlihat seperti pohon terbalik, ternyata ada kisah legenda di baliknya. Konon katanya Dewi Thora tidak menyukai pohon ini lalu membuangnya dengan cara melemparnya.

Baca Juga :  Mengenal Pohon Eboni: Manfaat Hingga Budidaya

Baobab dikenal dengan sebagai pohon raksasa yang bisa berumur panjang. Umurnya yang panjang diperkirakan karena kemampuan pohon ini menghasilkan batang baru secara berkala. Batang baru yang tumbuh akan menyatu membentuk struktur berbentuk cincin dan berongga di bagian tengah pohon.

Pohon ini merupakan salah satu jenis yang terbesar dan tertua dari keluarga Angiospermae. Saat ini, diameter batang baobab dimiliki oleh pohon Baobab Sundland atau pohon Platland. Pohon tersebut berada di Afrika Selatan dengan diameter sekitar 34 m atau 112 kaki.

Sedangkan pohon baobab usia paling tua ditempati oleh pohon baobab Panker di Zimbabwe. Usianya sudah mencapai 2450 tahun. Namun pohon ini telah mati pada 2011 lalu. Terbukti bahwa pohon ini juga disebut pohon purba yang mampu hidup selama ribuan tahun.

Umur baobab diketahui melalui metode penanggalan radiokarbon, yaitu memanfaatkan sifat radiokarbon, suatu isotop radioaktif dari karbon. Penanggalan radiokarbon merupakan metode untuk mengetahui usia suatu objek yang mengandung materi organik.

Sayangnya saat ini banyak baobab yang usianya pendek. Ilmuwan berpendapat bahwa hal tersebut dikarenakan pengaruh pemanasan global. Tanah menjadi kekurangan air sementara baobab yang berukuran raksasa membutuhkan pasokan air yang sangat banyak untuk bertahan hidup.

Ketika pohon baobab kekurangan air, maka batangnya akan mengering dan kekuatannya menurun. Kemudian pohon besar itu akan cepat roboh. Selain pemanasan global, pendeknya umur baobab juga dipicu perubahan iklim serta meningkatnya efek gas rumah kaca.

Di Indonesia, tanaman baobab ditanam di DKI Jakarta, tepatnya di kawasan Taman Ria Rio. Pohon tersebut dibeli oleh PT Pulomas Jaya untuk kemudian dikelola pihak taman agar pohon itu menjadi ikon taman Ria Rio. Sampai saat ini, pohon tersebut dirawat oleh petugas khusus untuk memastikannya tetap hidup.

Habitat dan Sebaran Baobab

Habitat Pohon Baobab
Sumber gambar : unsplash.com

Pohon baobab Afrika atau Adansonia digitata disebut juga dengan nama asem buto ki tambleg. Baobab umumnya ditemukan di hutan semak berduri yang terletak di dataran rendah. Daerah tempat tumbuh pohon ini memiliki musim kemarau 4-10 bulan dalam setahun.

Habitat pohon ini berada di daratan Afrika dan Semenanjung Arab, sedangkan anggota familinya juga banyak ditemukan di daerah Australia dan Madagaskar. Habitat pohon ini secara khusus berada di wilayah Malagasi, yaitu bagian penting hutan kering gugur di Madagaskar.

Di bioma tersebut, ditemukan beberapa famili dari pohon baobab yang tumbuh di Hutan Anjajavy. Bahkan baobab juga ditemukan tumbuh di batu kapur di Tsingy. Karena bentuknya yang unik, baobab banyak ditanam untuk kawasan taman atau tempat publik lainnya.

Baca Juga :  Pohon Aren, Kegunaan dan Cara Budidayanya

Kelebihan Baobab

Manfaat Pohon Baobab
Sumber gambar : pixabay.com

Dari tampilan, penampakan baobab memang mencuri perhatian. Batangnya yang ditumbuhi daun seolah terlihat seperti akar. Itulah mengapa baobab tampak seperti pohon terbalik. Selain penampakannya yang tidak biasa, pohon ini ternyata memiliki banyak kelebihan seperti berikut ini.

1. Setiap Bagian Pohon dapat Dimanfaatkan

Saat pohon baobab sudah tumbuh besar dan tinggi, bagian batangnya berlubang. Lubang di bagian batang itu memungkinkan untuk dimanfaatkan sebagai tempat penyimpanan. Biasanya masyarakat Afrika menyimpan pasokan air di dalam batang baobab untuk digunakan saat musim kemarau.

Sementara cabang berdaun dari pohon ini membentuk kanopi raksasa dengan keliling lingkaran yang bisa mencapai puluhan meter. Kanopi baobab itu bisa berfungsi sebagai tempat berlindung baik manusia maupun satwa liar dari panas terik matahari.

Daun baobab ternyata juga bisa dimasak dan dimakan, seperti sayuran bayam. Kulit pohon biasanya dimanfaatkan untuk tali atau kertas. Sementara biji baobab bisa digunakan sebagai  bahan pembuatan tinta. Bunga pohon baobab dapat dijadikan bahan pembuatan lem.

2. Buahnya Tinggi Vitamin

Buah Baobab
Sumber gambar : pixabay.com

Kebanyakan buah dari pohon besar tidak mengandung banyak vitamin. Namun berbeda dengan baobab yang mampu menghasilkan buah dengan kandungan vitamin yang cukup tinggi. Selain vitamin C, buah baobab juga mengandung kalsium, kalium, serat dan magnesium.

Kandungan buah baobab yang begitu kaya itu sering diragukan banyak orang. Lantaran buah pohon raksasa ini terlihat jelek dengan warna yang tidak menarik serta bentuk yang aneh. Namun ternyata di balik penampakan buah baobab yang tidak memikat, ternyata khasiatnya tidak main-main.

3. Sulit Dimusnahkan

Kelebihan lain dari pohon baobab adalah sulit dimusnahkan. Pohon ini tidak seperti jenis pohon lain yang akan dengan mudah mati apabila dilanda kekeringan. Bahkan ketika seluruh hutan dibakar, pohon ini akan menjadi satu-satunya tanaman yang masih bertahan hidup.

Ketika baobab dikelupas kulitnya, pohon akan akan kembali bersemi. Baobab yang benar-benar akan runtuh dan seluruh bagiannya hancur. Jika tidak ada lagi yang tersisa, maka itulah akhir kehidupan pohon ini. Karena itulah, pohon ini disebut pohon ajaib.

4. Batang Multifungsi

Kebanyakan jenis pohon lain bisa dimanfaatkan bagian batangnya untuk membuat perabotan atau alat tertentu. Hal ini berbeda dengan baobab yang bahkan bisa dibuat menjadi ruangan khusus karena saking besarnya batang pohon ini. Dengan kata lain, pemanfaatan batang baobab lebih multifungsi.

Batang baobab bisa dijadikan ruang penyimpanan. Bahkan ada kisah Mayor Allan Trolope yang membangun sebuah toilet di dalam batang baobab pada masa Perang Dunia II. Batang yang sangat besar itu juga bisa dijadikan penjara, rumah, bar hingga halte bus.

4. Pemanfaatan Berbeda di Berbagai Negara

Di setiap negara yang ditumbuhi banyak baobab, masyarakat memanfaatkan pohon tersebut dan bagiannya dengan cara yang berbeda. Misalnya di Angola, buah baobab biasa dikeringkan dan kemudian direbus untuk diambil kaldunya. Kaldu itu akan menjadi bahan pembuatan jus dan es krim yang disebut gelado de mucua.

Sedangkan di Zimbabwe, buah baobab biasa dimanfaatkan untuk bumbu makanan dan minuman tradisional. Sementara di Uni Eropa, pemanfaatan baobab untuk konsumsi harus mendapatkan persetujuan terlebih dahulu. Baru pada 2008, bubur dari buah baobab ditetapkan sebagai makanan yang aman di Uni Eropa.

Baca Juga :  Pohon Durian – Jenis, Kandungan Gizi, Manfaat, dan Cara Budidayanya

5. Dapat Menyerap Ratusan Liter Air

Keajaiban baobab seolah tak ada habisnya untuk dibahas. Selain semua bagiannya yang bermanfaat, pohon ini ternyata juga punya kemampuan menyerap ratusan liter air. Bagian yang memiliki fungsi tersebut adalah rongga dalam batang pohon ini. Ratusan liter air yang disimpan digunakan sebagai cadangan air.

Sebanyak 80% batang baobab memiliki fungsi menyimpan air. Sejauh ini tercatat cadangan air yang dapat disimpan dalam batang baobab mencapai 120.000 liter. Itulah mengapa baobab disebut sebagai pohon kehidupan oleh orang Afrika sebab benar-benar mampu menjadi sumber kehidupan.

6. Tercatat dalam Sejarah

Jarang sekali ada tanaman jenis pohon yang namanya tercatat sepanjang sejarah alam semesta. Baobab menjadi pohon yang mendapatkan gelar spesial itu. Pohon ini diketahui sudah ada sejak belasan ribu tahun yang lalu hingga sering juga disebut pohon purba.

Dalam perkembangannya, beberapa baobab juga mencatatkan sejarah sebagai yang paling besar dan paling tua. Hal ini menjadi daya tarik tersendiri ketika belajar sejarah bahwa ada spesies pohon yang turut menjadi pembahasan.

7. Tampilan Estetik

Sumber gambar : liputan6.com

Penampakan baobab yang aneh tidak membuatnya menjadi pohon yang dibenci. Justru tampilan yang berbeda itu membuat baobab menjadi pohon estetik. Di beberapa tempat, pohon ini menjadi latar belakang foto yang menarik perhatian siapapun yang melihatnya.

Baobab bahkan sering disebut-sebut dalam berbagai cerita fiksi, salah satunya di novel. Ini membuktikan bahwa baobab memiliki sisi unik yang membuat banyak orang terkesan dengan manfaat maupun tampilannya. Ini berarti bahwa sebenarnya banyak yang menyukai pohon ini.

Itulah informasi lengkap mengenai pohon baobab sebagai tanaman yang punya banyak keunikan. Keunggulannya tidak ada habisnya untuk dibahas. Diharapkan pohon ini akan tetap lestari sehingga bisa tetap dinikmati manfaatnya di masa depan.

5/5 - (4 votes)

Leave a Comment