Pohon Bidara, Ciri-ciri dan Manfaatnya untuk Kesehatan

Pohon bidara atau widara merupakan sejenis tanaman berkayu kecil dan mampu berbuah yang biasa hidup di daerah tandus. Untuk menyesuaikan diri dengan habitatnya, pohon ini tumbuh dengan ranting-ranting kecil yang terlihat sengkarut dan membentuk seperti payung. Selain itu, daun tanaman ini juga mungil seperti tanaman pada umumnya yang hidup di daerah gersang.

Ada mitos yang menyebutkan, bahwa pohon ini dapat mengusir roh jahat atau jin. Mitos tersebut beredar di kalangan masyarakat sehingga mulai menjadikan tanaman ini sebagai media dalam ritual pengusiran roh jahat. Meski begitu manfaat yang satu ini, tentunya tidak dapat dibuktikan secara ilmiah.

Tak hanya punya manfaat yang berkaitan dengan hal-hal mistis, pohon ini juga punya banyak manfaat lainnya. Beberapa manfaatnya seperti untuk pewarna makanan, baik untuk kesehatan, hingga sebagai produk kecantikan.

Ciri Fisik Pohon Bidara

Tanaman ini masuk dalam spesies tumbuhan perdu. Hal ini dikarenakan bentuk ranting dan daunnya yang rimbun, sehingga terlihat seperti semak.

Bentuk pohon bidara setidaknya terdiri dari empat bagian, di antaranya:

1. Batang

Batang dari tanaman ini berkayu dan umumnya berdiameter kecil sehingga tampak kurus. Meski begitu, batang dari tanaman bidara ini sebenarnya dapat tumbuh hingga 15 meter. Sedangkan diameter dari batang tanaman ini bisa menggemuk hingga maksimal 40 meter.

Kulit kayu dari pohon ini punya warna abu-abu kecoklatan dan memiliki tekstur yang terlihat seperti retakan.

Pada bagian atas batang, terdapat ruas-ruas yang tumbuh ke segala arah dan agak menggantung sehingga mirip seperti payung. Kemudian pada ruas-ruas batang inilah tumbuh ranting-ranting kecil yang saling silang sengkarut.

2. Daun

Daun Pohon Bidara
Sumber gambar : tabbayun.com

Pohon bidara memiliki dedaunan berbentuk lonjong atau melengkung. Tulang daunnya atau pelepah cenderung pendek, hanya memiliki panjang 15 cm. Sedangkan warna daunnya sendiri adalah hijau tua di bagian atasnya, kemudian di bagian bawahnya punya warna lebih pucat.

Jenis daun pada pohon ini merupakan daun tunggal. Itu berarti pada satu tulang daun bisa tumbuh beberapa daun. Hal inilah yang memungkinkan tanaman ini mampu bertahan di wilayah dengan curah hujan rendah. Sebab ketika musim kemarau tiba, pohon ini bisa menggugurkan daunnya untuk mengurangi penyerapan sinar matahari.

Baca Juga :  Pohon Asam, Dianggap Keramat dan Banyak Manfaat

3. Bunga

Bagian bunga pada tanaman ini berfungsi sebagai alat reproduksi. Namun sayangnya, bunga pohon ini berjenis bunga tunggal yang artinya hanya ada satu bunga pada satu tangkainya. Hal ini membuat pohon sangat bergantung pada serangga untuk membantu proses penyerbukan. Tak mengherankan, jika pohon ini masuk dalam kategori flora langka.

Mahkota bunga bidara berbentuk bintang dan memiliki warna putih sedikit kekuningan. Untuk diameter dari bunga itu sendiri hanya sekitar 2 sampai 3 mm saja. Bunga dengan aroma sedikit harum tersebut biasa tumbuh pada area ketiak daun.

4. Buah

Buah Bidara

Bentuk buah bidara menyerupai tomat dengan kulit mengkilap berwarna hijau terang saat masih mentah dan dapat berubah jadi oranye kemerahan saat sudah matang.

Saat masih belum matang, rasa buahnya cenderung manis. Namun ketika buah tersebut semakin matang, rasa manis malah semakin berkurang.

Daging buahnya sendiri kaya akan kandungan air dan berwarna putih saat masih muda. Warna putih pada daging buah tersebut akan menjadi semakin menguning ketika buahnya semakin matang.

Buah bidara dapat tumbuh hingga berukuran 6 cm. Namun pohon bidara yang tumbuh liar, memiliki buah yang berukuran lebih kecil. Di dalam buah inilah terdapat bakal biji yang dapat tumbuh menjadi pohon yang baru.

Manfaat Pohon Bidara bagi Kesehatan

Manfaat Pohon Bidara
Sumber gambar : kompas.com

Meski pohon ini kerap dikaitkan dengan hal-hal mistis, nyatanya pohon ini punya segudang manfaat bagi kesehatan. Manfaat tersebut bisa kita dapatkan dengan mengonsumsi ekstrak daun juga buah dari tanaman bidara ini. Berikut adalah manfaat pohon bidara bagi kesehatan, antara lain:

1. Melancarkan Pencernaan

Buah bidara kaya akan kandungan serat yang mampu mencegah kita dari sembelit. Seperti yang kita tahu, serat sangat bagus untuk pencernaan. Hal ini tak lain karena serat bisa membantu pertumbuhan bakteri baik di dalam usus yang berguna untuk proses pencernaan.

Tak hanya itu, dengan mengonsumsi buah bidara, akan mempertebal dinding usus juga lambung. Hal ini akan menghindarkan usus dan lambung kita dari risiko mengalami luka akibat asam lambung berlebih bahkan bakteri jahat.

Manfaat tanaman ini bagi pencernaan kita tak hanya berasal dari buahnya saja, melainkan juga dari daunnya. Air rebusan dari daun bidara sudah sejak lama dikenal ampuh untuk mengatasi masalah pencernaan juga membersihkan perut dari racun.

2. Meningkatkan Imunitas Tubuh

Manfaat lainnya dengan mengonsumsi air rebusan daun bidara adalah untuk meningkatkan daya tahan tubuh kita dari serangan penyakit. Kandungan vitamin C dan senyawa antioksidan dalam daun inilah yang memegang peran tersebut.

Selain dari daunnya, asupan vitamin C dan senyawa antioksidan juga bisa kita dapatkan dengan mengonsumsi buahnya. Seperti yang kita tahu, antioksidan mampu menjadi penangkal bagi radikal bebas yang memicu sel-sel kanker.

3. Baik untuk Kesehatan Tulang dan Gigi

Buah dari pohon bidara punya kandungan kalsium, zat besi juga fosfor yang berlimpah. Senyawa-senyawa tersebut sangat baik untuk menjaga kepadatan tulang dan mencegah osteoporosis.

Baca Juga :  Pohon Kelapa - Morfologi, Persebaran, hingga Tahapan Budidaya

Manfaat ini pun bisa kamu dapatkan dengan mengonsumsi air rebusan daun bidara. Sebab di dalam daunnya, terdapat kandungan kalsium dan mineral yang dibutuhkan oleh tulang kita.

4. Mempercepat Penyembuhan Luka

Jika kamu memiliki luka, meminum air rebusan daun bidara bisa menjadi solusi untuk mempercepat penyembuhannya. Hal ini karena adanya sifat antibakteri serta antioksidan pada daun tanaman ini, sehingga mampu mencegah peradangan dan infeksi.

5. Mencegah Insomnia

Insomnia adalah gangguan kesehatan yang membuat penderitanya susah tidur. Masalah ini dapat diatasi dengan mengonsumsi daun juga buah pohon bidara.

Pada daun tanaman ini terdapat kandungan senyawa flavonoid yang mampu menjaga kesehatan sel saraf pada otak. Selain itu, terdapat juga kandungan saponin pada buahnya yang diyakini mampu meningkatkan kualitas tidur kita.

6. Menjaga Kesehatan Jantung dan Memperlancar Peredaran Darah

Buah dan daun bidara punya kandungan serat yang tinggi. Seperti yang kita tahu, serat mampu menjaga kadar kolesterol dalam pembuluh darah sehingga tidak mengganggu kerja jantung.

Sedangkan pada buahnya, terdapat kandungan zat besi yang melimpah. Zat besi berguna untuk menjaga kadar hemoglobin yang dapat mencegah kita dari anemia.

7. Baik untuk Kesehatan Kulit

Manfaat lainnya dari mengonsumsi buah bidara adalah untuk membantu proses peremajaan kulit. Hal ini berkat melimpahnya kandungan antioksidan dan vitamin C. Kedua senyawa tersebut bersifat antioksidan sehingga mampu menangkal radikal bebas yang menyerang sel-sel kulit.

Dengan begitu, kulit akan terhindar dari penuaan dini. Selain itu juga, kulit wajah bisa terhindar dari jerawat yang mengganggu penampilan.

Manfaat Lainnya

Tak hanya punya manfaat bagi kesehatan, nyatanya pohon bidara juga memiliki manfaat lainnya antara lain:

Sebagai Bahan Pewarna

Kulit kayu dari pohon ini memiliki kandungan tanin. Senyawa tanin dapat mengubah larutan air menjadi berwarna hitam.

Selain dari kulit kayunya, senyawa ini juga bisa ditemui pada akar dan daunnya. Karena kandungan senyawa inilah, tanaman ini cocok dijadikan bahan pewarna alami.

Mencegah Tanah Longsor

Bencana tanah longsor bisa terjadi karena tanah kehilangan penopangnya, yaitu akar tumbuhan. Salah satu akar yang berguna sebagai penopang dan pencegah terjadinya longsor adalah akar dari pohon bidara ini.

Akar pohon ini berupa akar tunggang yang bisa tumbuh jauh hingga ke dalam tanah. Hal inilah yang akhirnya membuat akar tumbuhan ini mampu menahan tanah agar tidak mengalami erosi. Selain untuk mencegah longsor, akar pohon ini juga berfungsi sebagai cadangan air ketika musim kemarau.

Untuk Dimakan

Daging buah bidara yang masih muda memiliki cita rasa yang manis dan sedikit asam. Selain itu daging buah tanaman ini punya kandungan air sehingga menyegarkan ketika dimakan secara langsung.

Baca Juga :  Pohon Durian – Jenis, Kandungan Gizi, Manfaat, dan Cara Budidayanya

Meski bisa dinikmati secara langsung, tak jarang daging buah bidara bisa diolah sebagai bahan makanan. Salah satunya seperti yang dilakukan masyarakat India, yang menjadikan buah tersebut sebagai bahan membuat manisan. Seringkali juga, buah ini direbus terlebih dulu sebelum dikonsumsi.

Di wilayah Asia Tenggara, seperti di Indonesia, daun muda dari pohon bidara biasa dimanfaatkan sebagai bahan campuran sayuran.

Budidaya Pohon Bidara

Budidaya Pohon Bidara

Tanaman yang biasa tumbuh di wilayah dengan curah hujan rendah, umumnya sangat mudah untuk menanamnya. Tentu saja, tumbuhan bidara adalah salah satunya.

Untuk melakukan budidaya tanaman ini, ada beberapa langkah yang harus kamu ikuti, antara lain:

1. Pembenihan

Langkah ini bertujuan untuk menyemai benih bidara hingga menumbuhkan akar. Ada tiga tahapan yang harus kamu kerjakan, yaitu:

  • Siapkanlah biji bidara. Pastikan cangkang yang melindungi biji tersebut sudah dikupas hingga bersih. Kemudian rendamlah biji tersebut ke dalam air hangat dalam jangka waktu semalam. Jangan lupa sertakan juga bawang agar pertumbuhan biji tersebut bisa berlangsung lebih cepat.
  • Selanjutnya siapkanlah wadah dan beberapa lembar tisu. Ambil tiga lembar tisu dan taruh di atas wadah. Kemudian semprot tisu tersebut dengan air untuk membasahinya.
  • Langkah berikutnya susun beberapa biji bidara di atas tisu yang sudah dibasahi tadi. Setelahnya, semprot biji-biji tersebut dengan air lalu tutuplah wadah menggunakan plastik sungkup. Diamkan selama dua hari hingga akarnya tumbuh.

2. Penanaman

Setelah tumbuh akar pada bijinya, segera siapkan media untuk menanam bakal tumbuhan tersebut. Kamu bisa membuat media tanam itu menggunakan kantong plastik yang diisi oleh tanah berhumus, sekam padi, juga pupuk.

Begitu media tanam telah siap, taruhlah bibit pohon bidara tersebut ke lubang galian sedalam 3 cm. Kemudian lakukan penyiraman secara rutin setiap pagi dan sore. Seminggu setelahnya bibit tersebut akan menumbuhkan tunasnya.

3. Perawatan

Biasanya pada tahun kedua, tanaman bidara akan menghasilkan buah. Setelah memanen buahnya, lakukan perawatan tanaman dengan cara memangkasnya. Hal ini berguna untuk menjaga kesuburan tanaman. Selain itu kamu juga bisa memberikan pupuk kandang.

Itulah informasi soal pohon bidara mulai dari manfaatnya hingga cara untuk menanamnya. Dengan mudahnya cara menanam bidara juga perawatannya, tak perlu ragu untuk menjadikannya koleksi tanaman di halaman rumah.

5/5 - (33 votes)

Leave a Comment